/> Aneka Cerita: Andaikan Waktu dapat diputar kembali

Thursday, January 28, 2016

Andaikan Waktu dapat diputar kembali

ilustrasi waktu
sumber: pengertianmanajemen.net/


Hai, sahabat anekacerita di rumah. Kali ini saya ingin membahas masalah waktu. Pernahkah sahabat berfikir bahwa kita ini berada di dunia di mana waktu adalah hal yang paling berharga. Waktu itu lebih berharga daripada intan berlian, lebih berharga dari anak dan istri, serta lebih berharga dari pengetahuan yang kita miliki. Kenapa demikian? Sebab semua hal yang telah saya sebutkan di atas tak akan bisa membeli waktu barang satu detik saja. Waktu adalah hal yang amat berharga bukan?


Gambaran Umum
Seringkali kita mendengarkan sebuah keluhan: "Andai saja waktu dapat diulang?"

Banyak teori yang mengatakan bahwa mesin waktu itu suatu saat pasti ada, atau ada teori tentang waktu itu berbentuk percabangan dan lain-lain. Namun satu yang pasti bahwa jika waktu dapat diulang, maka tingkat keberhargaan serta nilai waktu itu sendiri akan berkurang. Karena sejak awal waktu amatlah berharga karena tidak dapat diulang. Jadi penulis sendiri berpendapat bahwa mesin waktu tidak ada dan tidak akan pernah ada.

Gambaran Khusus
Nah, sekarang penulis ingin menyampaikan kegelisahan penulis tentang waktu kepada sahabat anekacerita di rumah. Pada dasarnya penulis adalah orang yang pemalas. Dan suka menunda-nunda melakukan suatu hal. Hal tersebut seperti narkoba, penulis amat suka menunda-nunda suatu hal, rasanya pun juga amat menyenangan. Namun setelah semua kesenangan itu, pasti akan timbul rasa sesal dalam hati penulis. Penyesalan tersebut awalnya sedikit, namun lama kelamaan penyesalan yang penulis rasakan makin besar dan bertumpuk. Dan pada akhirnya penulis berharap andaikan penulis dapat kembali ke waktu yang lalu.

Mungkin sahabat masih bingung dengan apa yang penulis ungkapkan, jadi penulis akan memberi contoh dalam kehidupan nyata. Contoh nyatanya adalah di mana penulis ingin sekali Sholat tepat waktu. Namun entah mengapa penulis selalu gagal dan selalu terlambat Sholat terutama Sholat Subuh. Pada awalnya penulis merasa biasa saja, namun lambat laun penulis berfikir. Andaikan hari ini penulis mati seberapa besar dosa yang penulis pikul?

Atau ketika penulis memutuskan untuk mengerjakan tugas kuliah. Di mana penulis selalu menunda-nunda pekerjaan sehingga akhirnya penulis  selalu menggunakan strategi SKS (Sistem Kebut Sehari) dalam setiap tugas kuliah yang penulis kerjakan. Awalnya penulis selalu berfikir tak apalah cuma satu pekerjaan, namun lama-kelamaan semua tugas kuliah yang penulis kerjakan selalu menggunakan cara tersebut. Dan akhirnya penulis menyesal ketika nilai akhir keluar di raport penulis.

Dua contoh di atas adalah gambaran kecil. Di mana paling tidak hal tersebut hanyalah berhubungan diri sendiri

Contoh lainnya yang lebih besar adalah bagaimana jika kita selalu berbuat jahat kepada Ayah Ibu kita dan mereka tiada sebelum kita sempat meminta maaf dan membalas semua kebaikan mereka? Saya yakin penyesalan yang ada amatlah besar, karena hal tersebut berhubungan dengan orang lain.

Dan ketika hal-hal tersebut di atas terjadi kita pasti akan berharap, "Andaikan Waktu dapat diputar kembali" Namun hal tersebut tidaklah mungkin, oleh karena itu saya berharap kita tidak menunda-nunda suatu pekerjaan dan selalu berusaha berbuat baik kepada orang lain. Karena seberapa hebatpun dirimu kau tak akan bisa memutar balik waktu.

Salah satu tips agar kita tak menunda-nunda suatu pekerjaan sudah penulis sampaikan dalam arikel berikut Menunda Bukanlah Alasan

Semoga artikel ini bermanfaat. Terima Kasih :D